![]() |
| Eros |
Konon asal usul cinta berawal dari kehidupan Dewa dewi didalam mitologi yunani. Dewa dewi cinta atau amor dilahirkan oleh Aphrodite, ketika semesta alam masih berupa chaos (kacau). Amor lantas dipersenjatai dengan busur dan panah cinta (Eros), yang kemudian panah panah itu dilepas, sehingga setiap kesatuan hidup memiliki kekuatan kreatif, keindahan serta cinta dan kasih.
Namun cerita cinta bukan hanya sekedar buatan manusia yang diciptakan dalam dongeng, legenda , novel atau film belaka. Justru sumber utamanya ada pada diri tiap tiap manusia. Sewaktu waktu jika Dewa dewi amor terusik maka akan dilepaskanlah anak panahnya. Dan apabila eros tidak dipelihara maka akan muncul banyak konflik antara dua manusia yang berbeda gender, latar belakang pendidikan , keyakinan dan kebiasaan serta pemikiran dan lainnya yang harus disatukan. Jika berbagai kriteria tidak bisa bersatu, maka konflik kecil akan mengembang, membesar dan akhirnya panah eros akan terus melesat, menembus jantung secara paksa.
Namun cerita cinta bukan hanya sekedar buatan manusia yang diciptakan dalam dongeng, legenda , novel atau film belaka. Justru sumber utamanya ada pada diri tiap tiap manusia. Sewaktu waktu jika Dewa dewi amor terusik maka akan dilepaskanlah anak panahnya. Dan apabila eros tidak dipelihara maka akan muncul banyak konflik antara dua manusia yang berbeda gender, latar belakang pendidikan , keyakinan dan kebiasaan serta pemikiran dan lainnya yang harus disatukan. Jika berbagai kriteria tidak bisa bersatu, maka konflik kecil akan mengembang, membesar dan akhirnya panah eros akan terus melesat, menembus jantung secara paksa.








0 komentar:
Posting Komentar